taubat

tadi di sela-sela bekerja saya sedikit-sedikit membuka akun media sosial saya dan melihat beberapa status teman saya. mata saya kembali tertuju pada sebuah tulisan teman SMA saya yang dulu terkenal “preman” dan playboy. sudah beberapa kali dia men-share cerita dia tentang kembalinya dia ke jalan Allah. cerita tentang perjalanan umrah nya bersama orang tuanya dan cerita dia yang di doakan oleh ust Yusuf Mansur. saya sangat salut dengan kegigihannya mengejar hidayah Allah. disisi lain saya iri, kenapa saya belum juga bangkit dari semua keterpurukan dan kemalasan ini. saya yang selalu mencari alasan ketika Al-qur`an memangil saya untuk di baca. saya yang selalu punya sejuta alasan untuk mengundur shalat wajib, dan saya yang masih saja punya sisa alasan untuk tidak mengerjakan shalat sunat.. saya sangat kecewa dengan diri saya yang entah kapan bisa bangkit dari semua kekangan yang mengekang diri saya dari kemalasan ini.

seminggu lagi saya akan melakukan perjalanan yang cukup jauh. saya sangat takut. entah mengapa saya merasakan feeling yang tidak enak dengan perjalanan ini. banyak hal menakutkan yang muncul di benak saya. entah hanya sekedar menakuti saya atau ini peringatan untuk saya untuk bertaubat. saya tidak mau memikirkan hal dan kemungkinan menakutkan yang akan terjadi dengan perjalanan saya nanti. tapi saya mencoba berfikiran positif. semoga tidak terjadi apa-apa dengan solo backpacker saya nanti.

saya masih punya banyak keinginan, saya yang sudah janji bulan 12 nanti mau berangkat umrah dengan orang tua saya. saya juga ingin menikah dengan pria shaleh yang bisa membimbing saya ke jalan Allah. saya juga ingin mendidik anak-anak saya menjadi Hafiz Al-Qur’an. saya juga ingin mendirikan panti asuhan di kampung saya, membantu anak-anak yatim dan para fakir miskin di kampung saya. masih banyak hal yang ingin saya lakukan . semoga semuanya baik-baik saja. semoga perjalanan saya selalu dalam lindungan Allah.

kalau seandainya terjadi kemungkinan terburuk dalam perjalann saya ini, saya ingin minta maaf kepada semua orang tua, teman-teman dan kerabat yang mengenal dan saya kenal. jika sekiranya saua punya hutang. silahkan tagih ke keluarga saya, karena yang saya tahu dosa yang tidak bisa dihapuskan adalah Hutang. mungkin banyak saya berhutang yang tidak sekiranya lupa membayar. atau saya memakai benda teman-teman semua tanpa ijin. memakan makanan di rumah teman tanpa ijin. dan banyak lagi dosa-dosa duniawi yang saya lakukan. maaf.

Astagfirullahal’aziim. apa yang terpikirkan oleh saya? banyak pikiran buruk yang memburu kepala saya. apapun yang terjadi saya minta maaf.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s