sedih

selamat sore para tumbler. eh salah.. bloger yang masih sepi  pengunjung.

hari ini saya ingin menumpahkan rasa sedih dan kesal saya. ya.. pada adek saya sendiri. saya sangat- sangat sedih melihat adek saya yang sudah 6 bulan disini. sudah enam bulan lamanya tidak ada kemajuan sedikitpun dengan bahasa Jepang nya. saya sangat-sangat sedih dengan keadaan itu. niat hati saya ingin membuka kan jalan untuk dia agar pikiran dan hatinya lebih terbuka terhadap dunia luar. namun apalah daya.. mungkin emang mentalnya yang lemah atau keberaniannya yang kurang untuk mencoba sesuatu yang baru. saya sadar mungkin saya sering dan terlalu sering memarahi dia yang mungkin sudah tidak pantas lagi untuk dimarahi. atau saya yang terlalu memaksa dia untuk terus maju, sementara ilmu dan pengetahuannya tak ada tentang semua itu. ya saya sangat sangat sedih.

saya mencoba untuk tetap bersikap realistis menerima semua keputusanya. tapi saya menyesali dengan kurang persiapannya saya membawa dia kesini. atau kurang persiapan dia untuk menghaapi kehidupan di sini yang serba susah dan emang harus bekerja keras dengan tangan sendiri.

sekarang apa yang harus saya perbuat, harus saya apakan dia yang tidak ada kemajuan apa-apa. harus bagaimana saya mengajari dia. dan harus bagaimana kedepannya? apakah saya harus menuruti kemauannya untuk pulang ke tanah air. ataukah saya harus menempuh cara lain agar dia tetap disini. semua kegalauan ini sangat sangat berkecamuk di kepala saya dimana saya tidak tau harus mencari jalan keluar dan tidak tau harus bagaimana mengajari dia untuk tau dengan jalan yang akan dijalaninya.

saya menangis menyesali semua ini. saya harus bagaimana? dan saya harus berbuat apa…. kata teman saya pasti ada hikmah dibalik semua ini. dan mungkin ada. tapi saya karena emosi saya setiap bertemu dengannya, membuat saya selalu menganggap dia tak bisa apa2. walau kenyataannya memang seperti itu. bagaimana agar saya bisa terbuka dan bicara baik-baik dengannya.

entahlah.. emosi saya yang selalu tidak terkendali melihat nya dengan keadaan seperti itu.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s