zona nyaman

selamat sore menuju malam para blogers sekalian. saya hari ini mau bercerita sedikit tentang sebuah zona nyaman yang tidak nyaman. jadi maksud nya? zona nyaman tapi tidak nyaman.

yaa.. kebanyakan orang akan terlena dengan zona nyaman yang ada dalam hidupnya. saya pun dulu demikian. begitu menikmati semua zona nyaman yang saya lalui sehingga saya sendiri terlupa tujuan, terlupa untuk kembali berjalan. saya bermain-main dengan suasana nyaman dan akhirnya membuat saya tersadar kembali bahwa saya ketinggalan. ketinggalan kereta, jauh dan jauh sekali. kemudian saya menyadari saya mamang terlalu menikmati suasana ini. sehingga banyak hal yang saya lewatkan. bahkan untuk berinteraksi dengan teman-teman dan keluarga saja saya sangat lah jarang. terlalu menikmati suasana melambung di awan. tanpa saya sadar awan itu suatu saat pasti mencair dan jatuh ke bumi tanpa jejak.

seperti apa zona nyaman itu?

ini hanya pendapat saya, atau mungkin hanya hal yang saya lalui. saya sekarang bekerja di sebuah negara maju, dan pastinya dengan penghasilan mengikuti standar negara ini. dibandingkan dengan teman-teman seangkatan saya, mungkiin gaji saya 4 kali lipat dibanding mereka. karena hal itu saya terlalu menikmati semua ini. belanja apapun yang saya inginkan tanpa menghitung, tanpa memikirkan belanja bulan ini sisa berapa-berapanya, saya bisa membeli benda itu. ingin pergi liburan ke mana, atau bahkan ingin pulah seminggu ke negara saya, tanpa pikir panjang saya bisa lansung membeli tiket pulang hari itu juga. saya juga bisa makan di restoran setiap hari dengan lauk yang bebas saya pilih..

yaa.. karena semua itu saya merasa bak menari di atas awan. sampai tak terlihat bagaimana dibawah saya. tak terlihat sekeliling saya. dan tak tau bagaimana saya dulu susahnya.

karena sudah lama tak berbincang dengan sanak saudara saya, akhirnya saya menghubungi ayah saya, dan bercerita banyak hal. saya ingin mengetahui bagaimana keadaan di kampung. dan ternyata… benar.. saya terlalu terlena di atas awan “zona nyaman” ini. saya lupa mungkin kehidupan di kampung asal saya yang hanya bisa makan pakai ikan teri setiap harinya, atau mungkin ada sanak saudara atau orang kampung saya yang tidak bisa membayar uang sekolah. Alhamdulullah keluarga saya tidak apa-apa, tapi…. ada beberapa orang di kampung halamn saya yang ternyata sangat membutuhkan uluran tangan “saya” sebagai orang yang sudah memiliki penghasilan.

ada “tika” dan “tari”adalah dua orang bersaudara mungkin bukan saudara saya, tapi satu kampung dengan saya. dia tinggal berdua dengan adiknya yang masih SMA. dia pun sekarang masih kuliah. ibu nya tahun kemaren meninggal dunia, dan ayahnya yang seorang pemabuk sekarang entah dimana. untuk membiayai hidupnya dan adiknya, dia berdagang ke pasar subuh menjual sayur-sayuran. setelah berdagang, dia lansung berangkat kuliah. sementara adiknya jugamengurus semua keperluan rumah. saya mendengarnya saja berlinang air mata. kemudian juga ada cerita tentang “indah dan dedek” ini juga dua orang saudara. ayahnya adalah paman saya, dan ibunya sekarang sedang sakit. ayahnya adalah seorang pejudi ulung, yang menghabiskan barang2 di rumahnya, dan termasuk menjual sawah warisan di keluarga saya. sekarang ayahnya juga entah kemana. ibunya juga karena sakit tak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. indah dan adek yang masih bersekolah sudah berapa bulan menunggak uang sekolah dan uang pembangunan.

setelah menelpon dan bertanya kabar. saya pun menangis sejadinya. saya tak kuat menahan air mata dan saya tersadar. ternyata berada di zona nyaman, bisa pergi kemanapun yang saya inginkan, bisa makan apapun yang saya inginkan. sedangkan disana, mereka.. orang2 di sekeliling saya, jangankan untuk makan yang mereka inginkan. bahkan mereka memikirkan akan makan apa hari ini..

ternyata inilah alasan tidak nyamannya berada di zona nyaman. saya tidak ingin berlama-lama di zona ini. saya bertekat membantu mereka tiap bulan. ternyata saya butuh tamparan untuk sadar akan semua itu.

semoga reezeki saya tetap mengalir untuk membantu meraka yang benar-benar membutuhkan.

 

 

Advertisements

One thought on “zona nyaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s